TEROR! Ambulans Yayasan Dilempar hingga Penyok di Gamping, Terduga Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

redaksi
A-AA+A++

Foto ilustrasi mobil ambulan yang penyok.dok

 

SLEMAN,Jogjapublik, – Aksi perusakan terhadap mobil ambulans milik Yayasan Lazia Pioner LHI terjadi di Jalan Siliwangi, tepatnya di depan Kampus Universitas Aisyiyah (UNISA), Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Kamis (5/11/2026) malam. Polisi memastikan terduga pelaku telah berhasil diamankan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.58 WIB ketika ambulans jenis Suzuki APV selesai mengantarkan pasien ke RSA UGM. Saat itu, kendaraan sedang dalam perjalanan kembali menuju garasi dan tidak sedang membawa pasien.

Di tengah perjalanan, seorang pengendara sepeda motor laki-laki yang diduga mengenakan jaket ojek online tiba-tiba mengejar ambulans. Pengendara tersebut diduga melemparkan benda ke arah kendaraan hingga mengakibatkan pintu depan sebelah kiri ambulans mengalami penyok.

Akibat kejadian itu, pihak yayasan mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp600.000.

Pengemudi ambulans berinisial R.S.M. (28), warga Kasihan, Kabupaten Bantul, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sementara identitas terduga pelaku dan motif perbuatannya masih menjadi bagian dari penyelidikan.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengonfirmasi bahwa terduga pelaku telah berhasil diamankan oleh petugas.

“Terduga pelaku telah berhasil diamankan oleh petugas. Saat ini masih dilakukan pendalaman lebih lanjut. Untuk informasi dan data lengkap terkait perkara tersebut akan kami sampaikan kemudian,” jelas Iptu Argo saat di konfirmasi Jogjapublik, Jumat ( 6/11).

Sebelumnya, Polsek Gamping telah menerima pengaduan, meminta keterangan dari pengadu dan sejumlah saksi, serta melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis maupun perusakan terhadap barang milik orang lain. Warga yang mengetahui atau menyaksikan kejadian tersebut juga diharapkan memberikan informasi kepada kepolisian.

Baca juga:
Alissa Wahid Dorong Integrasi Psikologi Modern dan Islam, JPN Jatim Siap Perluas Layanan Mental Health

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara lengkap kronologi, motif, serta dugaan keterlibatan pelaku dalam peristiwa perusakan ambulans tersebut.

( Pm/JP).

error: Content is protected !!