KULON PROGO,Jogja Publik,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo bersama Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Kulon Progo menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Padukuhan Banaran dan Kemaras, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Selasa (13/10/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan. Sedikitnya 120 kepala keluarga (KK) di kedua padukuhan tersebut diperkirakan membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, turun langsung meninjau penyaluran bantuan air bersih di wilayah Banaran dan Kemaras. Ia mengatakan, kondisi kekeringan yang terjadi tahun ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena dampaknya dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah.
“Pada kesempatan pagi hari ini, alhamdulillah saya sampai di Dusun Banaran dalam rangka dropping air bersih. Daerah ini mengalami kekeringan yang cukup ekstrem dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini menjadi perhatian kita semua, karena saudara-saudara kita di beberapa kapanewon lain juga mengalami hal yang sama,” ujar Agung.
Ia mengapresiasi kepedulian RAPI Lokal Pengasih, RAPI Wilayah Kulon Progo, serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kulon Progo yang bersinergi membantu masyarakat terdampak kekeringan.

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan. Ia juga berharap aksi sosial tersebut dapat mendorong elemen masyarakat lainnya untuk turut membantu mengatasi krisis air bersih.
“Semoga kepedulian dari RAPI ini bisa tersampaikan dengan baik. Kami juga menunggu kepedulian dari masyarakat lain untuk bersatu membantu saudara-saudara kita yang mengalami kekeringan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan RAPI, Kabul, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut diselenggarakan oleh RAPI Lokal Pengasih dengan dukungan RAPI Wilayah Kulon Progo dan PDAM Kulon Progo.
Dalam penyaluran tahap ini, bantuan air bersih diberikan kepada warga di dua padukuhan dengan masing-masing memperoleh dua tangki air.
“Kegiatan bakti sosial bantuan air bersih ini didukung oleh PDAM Kabupaten Kulon Progo dan RAPI Wilayah. Tujuannya untuk meringankan beban warga, khususnya di Padukuhan Banaran dan Kemaras. Masing-masing disalurkan dua tangki air,” jelas Kabul.
Ia menambahkan, kedua padukuhan tersebut termasuk wilayah yang rentan mengalami kekeringan saat musim kemarau berkepanjangan. Berdasarkan perkiraan, lebih dari 120 KK membutuhkan bantuan pasokan air bersih untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.
Kabul menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk RAPI Lokal Pengasih, RAPI Wilayah Kulon Progo, PDAM Kulon Progo, serta Bupati Kulon Progo atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.
Penyaluran bantuan air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di Padukuhan Banaran dan Kemaras sekaligus meringankan dampak kekeringan yang masih dihadapi warga.
Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan penyedia layanan air bersih diharapkan terus berlanjut agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara lebih luas dan tepat sasaran.
( Pai/JP)









