PURWOREJO,Jogjapublik,- Sebanyak 3.118 ton beras digelontorkan Perum BULOG untuk memenuhi kebutuhan pangan 103.950 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Purworejo. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang tersebar di 16 kecamatan.
Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) beras ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada BULOG untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus memastikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dapat diterima masyarakat penerima manfaat.
Penyaluran secara simbolis berlangsung di Desa Bedono Pageron, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Kamis (25/9/2026). Sebanyak 262 penerima di wilayah tersebut mendapatkan bantuan dengan total 7.860 kilogram beras.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil Yogyakarta, Pemimpin Cabang BULOG Kancab Magelang, jajaran Forkopimda Kabupaten Purworejo, serta jajaran BULOG.
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, penyaluran bantuan pangan beras merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan akses pangan bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional.
Menurutnya, BULOG berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah dalam memastikan beras yang berasal dari Cadangan Beras Pemerintah dapat disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
«“Penyaluran Bantuan Pangan Beras akan terus dilanjutkan pada periode Oktober hingga Desember 2026 sesuai dengan arahan dan penugasan dari Presiden Republik Indonesia. BULOG siap melaksanakan penugasan lanjutan pemerintah dengan memastikan proses penyaluran berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan stok, distribusi, hingga penerimaan oleh masyarakat,” ujar Ahmad Rizal.»
Ia menambahkan, BULOG memiliki peran strategis dalam ekosistem pangan nasional, mulai dari menyerap hasil panen petani, mengelola dan menjaga kualitas Cadangan Beras Pemerintah, hingga mendistribusikan beras melalui berbagai program pemerintah.
Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan, BULOG juga menggandeng pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan agar proses distribusi berjalan sesuai dengan penugasan.
Sinergi tersebut, kata Ahmad Rizal, diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan petani sebagai produsen dan masyarakat sebagai konsumen.
BULOG menyatakan akan terus memperkuat pengelolaan pangan secara profesional dan transparan, sekaligus memastikan penugasan pemerintah di bidang pangan dapat dilaksanakan secara optimal.
Dengan penyaluran bantuan pangan tersebut, beras dari Cadangan Beras Pemerintah diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima di Kabupaten Purworejo.
(*/Red)







