Foto.Bupati Kulonprogo saat meresmikan NSC di Bekas Gedung Bioskop mandala.dok.
KULON PROGO , Jogjapublik,– New Star Cineplex (NSC) resmi beroperasi di bekas Gedung Bioskop Mandala, pusat Kota Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (18/10/2026). Kehadiran bioskop modern ini diharapkan menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang rekreasi positif bagi generasi muda.
Peresmian bioskop cabang ke-40 NSC di Indonesia tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan. Pembukaan ini juga menjadi salah satu momentum menjelang peringatan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo.
Dalam sambutannya, Bupati R. Agung Setyawan mengapresiasi hadirnya fasilitas hiburan tersebut. Menurutnya, keberadaan bioskop tidak hanya memberikan pilihan rekreasi, tetapi juga berpotensi mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui tontonan yang edukatif dan membangun.
“Besar harapan saya sarana ini memberikan kontribusi positif dalam pembinaan karakter anak-anak kita serta mengurangi tingkat kenakalan remaja. Adanya hiburan yang memadai memberi mereka wadah pengisi waktu yang nyaman, aman, dan tenteram,” ujar Agung.
Selain sebagai sarana hiburan, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga berharap NSC dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi publik. Salah satunya melalui pemanfaatan durasi tiga menit sebelum pemutaran film untuk menyampaikan informasi mitigasi bencana serta mempromosikan Calendar of Event pariwisata daerah.
“Ibarat mengulang sejarah dalam wajah modern, tempat ini kembali hidup. Saya berharap media ini bisa menjadi sarana komunikasi efektif yang langsung menyerap ke masyarakat,” tambahnya.
Revitalisasi Gedung Mandala, Hadirkan Dua Studio Modern
Manajer Operasional NSC, Himawan, menjelaskan bahwa kehadiran bioskop tersebut merupakan hasil revitalisasi interior Gedung Mandala tanpa mengubah struktur bangunan aslinya.
Pengoperasian NSC dilakukan melalui kerja sama pemanfaatan lahan milik Pura Pakualaman di bawah naungan PT Bintang Cinema Kulon Progo.
“Kami merenovasi bagian dalam menjadi dua studio modern berkapasitas masing-masing 203 kursi, lengkap dengan sound system berkualitas tinggi serta area lobi yang nyaman,” jelas Himawan.
Ia berharap NSC dapat menjadi destinasi wisata baru yang bisa dinikmati berbagai kalangan masyarakat sekaligus bersinergi dengan program pembangunan daerah.
“Semoga NSC menjadi ruang hiburan yang positif dan bersinergi baik dengan Pemerintah Daerah,” pungkasnya.
Warga Sambut Antusias, Tiket Mulai Rp37 Ribu
Kehadiran bioskop di pusat Kota Wates mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang pengunjung remaja asal Pengasih, Diva, mengaku senang karena kini warga Kulon Progo tidak perlu pergi jauh ke kota lain untuk menikmati film di bioskop.
“Senang sekali sekarang ada bioskop di Kulon Progo, jadi lebih dekat. Semoga filmnya selalu up-to-date dan harganya ramah kantong pelajar,” ujar Diva.
Gedung yang kini menjadi lokasi NSC tersebut memiliki perjalanan sejarah panjang di Kota Wates. Setelah masa kejayaan Bioskop Mandala Krida berakhir, bangunan itu sempat dialihfungsikan untuk kegiatan olahraga hingga menjadi gudang penyimpanan aset daerah.
Kini, melalui revitalisasi, bangunan bersejarah tersebut kembali dimanfaatkan sebagai fasilitas hiburan modern bagi masyarakat.
Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, NSC beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Tarif tiket masuk ditetapkan sebesar Rp37.000 untuk Senin–Rabu, Rp42.000 untuk Kamis–Jumat, serta Rp47.000 untuk Sabtu, Minggu, dan hari libur.
Dengan hadirnya fasilitas ini, NSC diharapkan tidak hanya menjadi pilihan hiburan baru di Kulon Progo, tetapi juga mampu menghidupkan kembali kawasan bersejarah di pusat Kota Wates serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
( Pm/JP)







