Cegah Pelajar Terjerat Narkoba, BNNK Sleman Libatkan 189 Kepala Sekolah Lewat Film MAJU

redaksi
A-AA+A++

foto.BNNK Sleman sosialisasi pendidikan penguatan karakter.dok.

 

SLEMAN,Jogjapublik,-Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar tidak cukup hanya melalui sosialisasi. Penguatan karakter dan ketahanan diri sejak dini menjadi kunci untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif narkoba.

Langkah tersebut dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dan PT Rona Bagus Karya. Ketiganya menggelar Sosialisasi Pendidikan Penguatan Karakter melalui pemutaran film MAJU – Jejak Pahit Si Kembang Gula di CGV Pakuwon Mall, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini diikuti 189 kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Sleman. Pemanfaatan film sebagai media edukasi diharapkan mampu menyampaikan pesan moral secara lebih menarik, menyentuh, dan mudah dipahami.

Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol Teguh Tri Prasetya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan narkoba.

Menurutnya, anak-anak perlu dibekali pengetahuan, kesadaran, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya melalui sosialisasi, tetapi harus dibangun melalui pendidikan dan pembiasaan sejak dini,” tegas Teguh.

Ia juga mendorong penerapan IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) untuk memasukkan nilai-nilai pencegahan narkoba ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

Selain itu, melalui program **ANANDA Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak)**, BNNK Sleman berupaya menanamkan kesadaran dan ketahanan diri agar anak-anak tumbuh menjadi generasi sehat, berkarakter, berprestasi, dan bebas narkoba.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman melalui Kabid Pembinaan SMP, Ponidi, S.Pd., M.Pd., menyambut positif kolaborasi lintas sektor tersebut.

Ia menilai pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk kepribadian dan karakter peserta didik.

Baca juga:
Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Era Digital, Densus 88 Gandeng UNY Perkuat Parenting di Sleman

“Kolaborasi antara Dinas Pendidikan, BNNK Sleman, dan berbagai pihak merupakan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan yang berkarakter dan bersih dari narkoba,” ujarnya.

Ponidi berharap kegiatan tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh satuan pendidikan untuk semakin memperkuat pendidikan karakter, menanamkan nilai-nilai positif, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas narkoba.

Melalui film MAJU, edukasi pencegahan narkoba dikemas dengan pendekatan kreatif. Film tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga diharapkan menjadi sarana membangun empati, menyampaikan pesan moral, serta mengajak pelajar lebih bijak dalam menentukan pilihan hidup.

Sinergi BNNK Sleman, Dinas Pendidikan, dan PT Rona Bagus Karya ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pemutaran film semata, tetapi berlanjut menjadi gerakan nyata penguatan karakter di lingkungan sekolah.

Karakter kuat, generasi hebat. Sekolah bersih narkoba!

( Pm/JP)

 

error: Content is protected !!