Berawal dari 5 Jip, Kini AJWLM Punya 1.500 Armada, Libatkan 6.000 Pekerja Wisata

redaksi
A-AA+A++

Foto.Ketua Panitia Saat Menyampaikan Pidato.dok.

 

 

SLEMAN,Jogjapublik,- Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) memperingati Anniversary ke-12 dengan mengusung tema “Napak Tilas AJWLM”. Perayaan yang berlangsung pada 28-31 Oktober 2026 ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sekaligus memperkuat eksistensi jip wisata sebagai salah satu ikon pariwisata Kabupaten Sleman.

Ketua Panitia Anniversary ke-12 AJWLM, Wanto, menjelaskan rangkaian kegiatan digelar selama empat hari dengan melibatkan komunitas jip wisata dan masyarakat.

Kegiatan diawali pada 28 Oktober 2026 melalui lomba SCS di kawasan Kalikuning yang diikuti 42 komunitas, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan CR.

Selanjutnya, pada 30 Oktober 2026, digelar pengajian bersama Gus Muwafiq di Lapangan Gondang, Umbulharjo. Sementara acara puncak Anniversary ke-12 AJWLM berlangsung pada 31 Oktober 2026 di kawasan Tlogo Putri, Kaliurang.

Menurut Wanto, pemilihan Tlogo Putri sebagai lokasi puncak perayaan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut memiliki nilai historis dalam perjalanan jip wisata lereng Merapi.

“Di kawasan inilah dahulu perjalanan jip wisata mulai dirintis pada 2012. Saat itu jumlah armada masih sangat terbatas, hanya sekitar lima unit jip,” jelasnya.

Dari perjalanan selama 12 tahun, AJWLM kini berkembang pesat. Organisasi tersebut telah menaungi 42 komunitas dengan jumlah armada mencapai kurang lebih 1.500 unit jip.

 

Perkembangan ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi komunitas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di kawasan lereng Merapi.

Wanto menyebut, diperkirakan lebih dari 6.000 orang menggantungkan mata pencaharian pada aktivitas pariwisata jip. Mereka berasal dari berbagai sektor, mulai pengemudi jip, fotografer, pedagang asongan, pelaku usaha oleh-oleh hingga sektor usaha dan destinasi wisata pendukung lainnya.

“Perkembangan jip wisata ini tentu bukan sekadar bertambahnya jumlah armada. Ada ribuan masyarakat yang ikut merasakan manfaat ekonomi dari tumbuhnya pariwisata lereng Merapi,” ungkapnya.

Baca juga:
Tim Pemda Wonosobo Cek Kesiapan 81 KDKMP, Verval Dimulai dari Pagerkukuh dan Jaraksari

Melalui tema Napak Tilas AJWLM, peringatan anniversary kali ini diharapkan menjadi pengingat atas perjuangan para perintis sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh komunitas.

AJWLM juga berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme pengelolaan wisata jip, menjaga kekompakan antar komunitas, serta memperluas kontribusi terhadap kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman.

Wanto turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, TNI-Polri, instansi terkait, sponsor, mitra kerja, seluruh komunitas, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Harapan kami, jip wisata lereng Merapi semakin berkembang, semakin profesional, tetap menjaga kekompakan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pariwisata serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Anniversary ke-12 AJWLM pun menjadi momentum untuk menegaskan bahwa perjalanan jip wisata lereng Merapi bukan sekadar tentang petualangan, melainkan juga tentang kebersamaan dan penggerak ekonomi masyarakat.

Napak Tilas Perjalanan, Menguatkan Kebersamaan, Membangun Masa Depan.

( Pm/JP)

error: Content is protected !!