Suporter Ngentakrejo dan Purwosari Deklarasi Damai, Rivalitas Berakhir Persaudaraan Tetap Terjaga

redaksi
A-AA+A++

Foto.Suporter Ngentakrejo dan Purwosari Deklarasi Damai, Rivalitas Berakhir Persaudaraan Tetap Terjaga.dok.

 

 

 

 

KULON PROGO,Jogjapublik,- Suporter Kalurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah, dan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, sepakat berdamai setelah terjadi kesalahpahaman seusai final Manunggal Cup 2026, Selasa (20/10/2026) malam. Komitmen tersebut ditegaskan melalui deklarasi damai di SMK Cipta Insan Mulia, Giripeni, Wates, Kamis (22/10/2026).

Deklarasi yang diinisiasi panitia Manunggal Cup bersama Dinas PMKal Dalduk KB dan Dinas Kominfo Kulon Progo itu dihadiri unsur PBVSI, KONI, kepolisian, pemerintah kapanewon, serta perangkat kalurahan dari kedua wilayah.

Perwakilan suporter Purwosari, David Dianofa, menyampaikan permohonan maaf apabila terjadi hal yang kurang berkenan selama turnamen. Ia menegaskan dukungan suporter semata-mata untuk menyemangati tim yang bertanding dan berharap pertandingan mendatang berlangsung aman serta nyaman.

Hal senada disampaikan perwakilan manajemen dan suporter Ngentakrejo, Febri Nurul Arifin. Ia mengakui kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan suporter agar tidak terulang.

Kepala Dinas PMKal Dalduk KB Kulon Progo, Jazil Ambar Was’an, menjelaskan Manunggal Cup 2026 digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo, dengan peserta 24 tim putra dan 12 tim putri dari 12 kapanewon. Menurutnya, situasi pascapertandingan telah berhasil diredam melalui koordinasi para lurah.

Sementara itu, Kapolsek Wates, Kompol Antonius Purwanta, mengimbau seluruh suporter agar lebih dewasa dalam mendukung tim dan bersama-sama menjaga ketertiban, baik di arena pertandingan maupun di jalan raya.

Dalam deklarasi tersebut, kedua pihak menyepakati lima komitmen, yakni menyampaikan permohonan maaf kepada pihak terdampak, tidak mengulangi tindakan yang mengganggu keamanan, menghindari provokasi dan penyebaran hoaks, menjunjung tinggi persaudaraan, serta mengutamakan penyelesaian masalah secara kekeluargaan sesuai hukum.

Baca juga:
Ratusan Pemotor Jelajahi Kulon Progo, Dinpar Gaspol Promosikan Wisata Lokal

Deklarasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan antardesa sekaligus menjaga Manunggal Cup sebagai ajang pembinaan atlet dan hiburan masyarakat yang aman serta menjunjung tinggi sportivitas.

( Pai/JP)

error: Content is protected !!